Sebut Corona Makhluk Allah Yang Bertasbih, Tapi AA Gym Malah Menciut dan Takut Sampai Liburkan Kegiatan di Pondok Pesantrennya

 
sumber gambar : google
Aa Gym
IDEANEWS.CO - Beberapa waktu lalu Ustad ternama Abdul Somad dengan lantang menyebut Corona sebagai tentara Allah untuk membantu hambanya umat Islam.


Bahkan hal itu juga didukung pernyataan lain dari kiai kondang Abdullah Gymnastiar (Aa Gym) pemimpin Pondok Pesantren Daarut Tauhid, dilihat dari akun Youtube TEUNGKU MONJAMBEE, Sabtu (14/03/2020).  

Pria yang akrab disapa AA Gym itu malah menyampaikan Virus Corona yang awalanya muncul di Wuhan, China, itu merupakan makhluk Allah yang senantiasa bertasbih dan tidak akan berdampak buruk tanpa kehendaknya. Serta hanya Allah yang bisa menolong menhentikan wabah Corona. 

Padahal virus tersebut sudah memakan korban puluhan ribu orang terjangkit dan belasan ribu meninggal dari 161 Negara yang ada di dunia.

"Kami hakulyakin virus ini adalah makhluk Allah yang senantiasa bertasbih dan tidak bisa membawa mudarat tanpa izin Allah dan tidak akan pernah sirna tanpa pertolongan Allah," ucap Aa Gym dalam sebuah video bertajuk 'Pengumuman Penting Pesantren Daarut Tauhid tentang Wabah Virus Corona', yang dilihat dari akun Youtube TEUNGKU MONJAMBEE, Sabtu (14/03/2020).

Namun, hal itu tidak terbukti, bahkan umat Islam pun juga terserang Corona tak pandang bulu. Mulai dari pangeran Arab Saudi, Wakil Presiden Iran dan Umat Islam Lainnya.
Dan yang terbaru, Menteri Perhubungan Indonesia Budi Karya Sumadi yang notabene muslim juga tak luput dari wabah Corona.

Tentunya hal tersebut menjadi bukti pernyataan bahwa Corona tentara Allah adalah lemah. Dan diperkuat lagi dengan penjelasan Abdullah Gymnastiar (Aa Gym) pemimpin Pondok Pesantren Daarut Tauhid yang merupakan muslim taat juga takut virus corona sampai meliburkan kegiatan belajar mengajar di Daarut Tauhid.

Dalam kesempatan itu pula, Aa Gym juga memutuskan menghentikan kegiatan kegiatan belajar di pesantrennya. Dia pun akan memulangkan santri agar belajar di rumah masing-masing.

"Daarut Tauhid memutuskan menghentikan semua kegiatan belajar-mengajar di pesantren. Mengembalikan para santri ke rumah untuk belajar di rumah dengan panduan lembaga selama 14 hari dan akan dievaluasi selanjutnya," ujar Aa Gym.

Aa Gym juga menghentikan semua kegiatan yang bersifat pengumpulan massa, tablig akbar, dan kajian-kajian rutin karena virus Corona. Juga menghentikan kunjungan-kunjungan wisata rohani dan tamu-tamu sampai waktu yang dirasakan aman untuk dilaksanakan.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel