Anak punk Dibakar Hidup-hidup di Semarang

 
sumber gambar: google
Ilustrasi Photo Pria Terbakar di Inggris (daily Mail.co.uk)
IDEANEWS.CO - Tengah viral seorang anak punk di kawasan Bawen, Kabupaten Semarang hampir tewas setelah dibakar hidup-hidup setelah ngamen di sebuah rumah makan.


Kondisi memperihatinkan kini harus dialami oleh Irsyad Maulana Ibrahim, anak punk yang dibakar hidup-hidup oleh segerombolan orang.

Sebelum dibakar hidup-hidup, Irsyad yang sehari-hari menjadi anak punk di jalanan ini juga sempat dikeroyok.

Dikeroyok hingga dibakar hidup-hidup, nyawa Irsyad warga Kecamatan Tingkir, Kota Salatiga ini hampir tak tertolong.

Sekujur tubuh Irsyad pun mengalami luka bakar yang cukup parah.

Punggung, dada dan perut Irsyad pun menjadi bagian tubuh yang terparah setelah dibakar hidup-hidup oleh segerombolan orang.

Irsyad yang kini dirawat di RSUD Kota Salatiga mengalami luka bakar di bagian punggung, dada, dan perut.

 Dia juga menderita beberapa luka akibat benda tajam di bagian belakang telinga dan tangan.
Ditemui di RSUD Salatiga, Irsyad mengungkapkan, pengeroyokan terjadi pada Senin (24/2/2020) sekira pukul 17.00.

Irsyad mengungkapkan, kejadian tersebut bermula saat dia mengamen di sekitar Rumah Makan Bintangan Bawen.

Kemudian dia mampir ke tempat tongkrongan teman-temannya.

"Saat itu terjadi perselisihan dan perkelahian. Saya dikeroyok empat orang," jelasnya.

Dalam kondisi terdesak, salah seorang di antara pengeroyok kemudian menyiram bensin dan membakar Irsyad.

"Sebenarnya ada lima orang, tapi salah satunya kemudian menyiram air ke tubuh saya hingga api padam," kata Irsyad.

Setelahnya dia dibawa ke Rumah Sakit Ambarawa oleh warga untuk mendapat perawatan.
Namun, hanya sehari, Irsyad kemudian dijemput keluarganya untuk dibawa pulang dan menjalani perawatan di rumah.

Karena luka yang semakin parah, Irsyad dirawat di RSUD Salatiga dan menjalani operasi.

"Semoga para pelakunya segera tertangkap," harap Irsyad.

Terpisah, Kasubbag Humas Polres Semarang, AKP Suradi mengatakan, laporan atas kejadian tersebut sudah diterima. 

"Kasus ini ditangani polsek," ujar Suradi.


Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel