Loading...

Sabik Jual Istri Yang Lagi Hamil 4 Bulan Seharga Pulsa Internet

Loading...
Loading...
 
sumber gambar: google
Moch sabik (28)
IDEANEWS.CO -Moch Sabik Setiyawan (28) ternyata telah menjual istrinya, F sejak 3 tahun lalu. Sebelumnya Sabik mengaku menjual istrinya sejak Februari 2019 lalu. Fakta tersebut disampaikan F pada polisi. Ironisnya, F sedang dalam kondisi hamil 4 bulan saat Sabik menjualnya pada tahun 2017 lalu. 


"Iya, dari hasil pengembangan. Korban (F), istri tersangka ini sudah menjualnya sejak tahun 2017. Kemarin kan diakui sama tersangka sejak satu tahun, tapi sebenarnya sudah tiga tahun," jelas Kapolres Pasuruan Kota, AKBP Donny Alexander, Selasa (11/2/2020)

"Posisinya sudah hamil empat bulan. Itu anaknya dia. Nah di situ istrinya dipaksa untuk melayani temannya suaminya. Sungguh ironis sekali," jelas Donny. 

F dan Sabik menikah pada tahun 2016 lalu. Pasangan tersebut telah memiliki satu orang anak. 

Sabik bekerja sebagai karyawan konveksi di Pasuruan sedangka F, istrinya adalah ibu rumah tangga. Menurut Kapolres, kodisi F belum stabil dan sempat dibawa ke rumah sakit untuk menjalani visum.
Kasat Reskrim Polres Pasuruan Kota AKP Slamet Santoso, mengatakan F bercerita saat sedang beristirahat ia kaget saat melihat B teman suaminya di dalam kamar. Bukan menyuruh B keluar kamar, Sabik sang suami malah menawarkan istrinya untuk berhubungan badan dengan B. Mendengar ucapan suaminya, F kaget dan langsung menolak tawaran tersebut.

 "Namun tersangka memaksa korban dengan cara memukul tubuhnya. Karena takut, korban menuruti kemauan tersangka dan melakukan persetubuhan tersebut dengan B," kata AKP Slamet Santoso.

Sejak saat itu B sering kali datang dan meminta untuk kembali berhubungan badan dengan F. 

Kedatangan B ternyata atas permintaan Sabik. Selama setahun, Sabik telah menjual istrinya sebanyak lima kali pada B. Selain B, korban juga dipaksa berhubungan dengan teman suami lainnya yakni R sebanyak empat kali, E sebanyak dua kali, dan H sebanyak tiga kali.

Sabik menerima uang paling banyak Rp 50.000 dari rekannya yang telah berhubungan badan dengan F. Selain itu, F juga dipaksa berhubungan badan dengan pria lain untuk membayar utang suaminya. 

Dari semua transaksi itu, Sabik merekam semuanya dalam bentuk video. "Nah video itu, disebar oleh tersangka ke teman lainnya. Tujuannya untuk menawarkan siapa yang mau berhubungan badan dengan istrinya ini, dipersilakan," ungkapnya. 

F melaporkan Sabik suaminya ke polisi pada 9 Februari 2020. Pelaporan tersebut dilakukan setelah video F berhubungan badan beredar hingga diketahui oleh keluarganya.
Loading...
Berbagi Kebaikan:

Subscribe to receive free email updates:

Loading...