Ucapan Pedas Moeldoko Pada Habib Rizieq, Nonjok Banget!

loading...
Ucapan Pedas Moeldoko Pada Habib Rizieq
Ucapan Pedas Moeldoko Pada Habib Rizieq
IDEANEWS.CO - Beberapa waktu lalu nama Imam Besar FPI Habib Rizieq Syihab sempat menjadi perbincangan publik.

Dikarenakan sempat disebut sebagai salah satu syarat rekonsiliasi antara Joko Widodo dan Prabowo Subianto.

Habib Rizieq sampai saat ini masih berada di Arab Saudi. Dan tersandung kasus overstay, yang mana pemerintah Arab Saudi mewajibkan mantan pimpinan FPI itu membayar denda sekitar Rp.150 juta sebelum pulang ke Indonesia.


Tapi pada pertemuan Jokowi dan Prabowo yang  digelar di FX Senayan, Sabtu (13/7/2019) tidak ada pembahasan mengenai pemulangan Habib Rizieq.

Dikonfirmasi setelah pertemuan Jokowi dan Prabowo, Pramono Anung yang merupakan Sekretaris Kabinet Indonesia Kerja membenarkan.

"Nggak ada pembahasan itu sama sekali. Tidak ada pembahasan, baik yang ada di MA ataupun pemulangan seseorang dari mana pun, tidak ada sama sekali pembahasan itu," ujar Pramono di Fx Sudirman, Jakarta, Sabtu (13/7/2019).  

Sebelumnya, eks Koordinator Juru Bicara Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Dahnil Anzar Simanjuntak, mengaitkan kepulangan Habib Rizieq dengan proses rekonsiliasi Jokowi dan Prabowo.

Menurut Dahnil, pemulangan Habib Rizieq merupakan salah satu cara untuk mengubur dendam politik di Pilpres 2019.

Baca Berita Lainnya: Pasca Jokowi-Prabowo Bertemu PA 212 Menuding Orang Sekitar Prabowo Berkhianat Pada Umat Islam

Ditempat yang berbeda Moeldoko yang merupakan mantan Panglima TNI pun heran dengan adanya isu bahwa salah satu syarat rekonsiliasi yang meminta kepulangan Habib Rizieq.

Pasalnya, kata dia, pemerintah tidak pernah mengusir Habib Rizieq. 

"Siapa yang pergi, siapa yang pulangin. Kan pergi, pergi sendiri kok dipulangin, gimana sih? Emangnya kita yang ngusir, kan enggak," sambung dia. 

"Pergi, pergi sendiri kok, kita ribut mau mulangin, kan gitu. Ya pulang sendiri saja, nggak bisa beli tiket, baru gua beliin," tambahnya. (Opik)

loading...
facebook -->

Subscribe to receive free email updates: