Terungkap Filosofi Pegangan Presiden Jokowi, "Lamun Sira Sekti, Aja Mateni", Bagus Diteladani

loading...
Presiden Joko Widodo (kiri) berjabat tangan dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (kanan) saat melakukan pertemuan di FX Senayan
Presiden Joko Widodo bertemu Prabowo Subianto. Foto: Antara
IDEANEWS.CO - Pepatah yang disampaikan Jokowi berkaitan dengan karakter kekuasaan yang dipraktikkan Jokowi.

"Ya kata 'lamun sira sekti, aja mateni' itu artinya mengandung pesan-pesan kemanusiaan dari Presiden Jokowi.

Bagaimana pun juga kekuasaan tidak boleh dipakai untuk menindas," kata Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto di Tugu Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (20/7) kemarin.

Dia menambahkan, seorang pemimpin akan didukung rakyat bila tak menyalahgunakan kekuasaan. Hasto menyinggung masa kepemimpinan Presiden ke-2 RI Soeharto yang akhirnya diturunkan rakyat setelah berkuasa selama 32 tahun.

"Kita belajar dari 32 tahun Pak Harto ketika kekuasaan dipakai dengan otoriter dengan menggunakan segala daya upaya kesaktian negara akhirnya rakyat mengambil sebuah langkah-langkah yang sangat tegas, pelajaran yang sangat penting," katanya.

Giliran pihak Istana Kepresidenan menyampaikan tafsirnya. Pihak Istana Kepresidenan menjelaskan konteks politik terkini di balik penyataan Jokowi.

"Dalam konteks politik sekarang ini, meskipun beliau sebagai pemenang tapi dia tidak merendahkan. Ini pesan moral dari nilai kepemimpinan Jawa," kata Deputi IV Bidang Komunikasi Politik dan Diseminasi Informasi Kantor Staf Presiden (KSP), Eko Sulistyo, Eko kepada detikcom, Minggu (21/7) kemarin.

Jokowi sebagaimana diketahui adalah Presiden terpilih 2019-2024. Dia juga adalah petahana, kepala negara dan pemerintahan.

Namun Jokowi tidak merendahkan rivalnya yang kalah di Pilpres 2019, Prabowo Subianto. Meski begitu, Eko tidak menafsirkan pernyataan Jokowi 'lamun sira sekti, aja mateni' dengan proses rekonsiliasi Jokowi-Prabowo.

"Saya kira tidak terkait ya. Ini pesan moral yang umum," kata Eko.

Editor: Jatnika
Artikel ini telah dimuat di Detik.com
loading...
facebook -->

Subscribe to receive free email updates: