Membangkang, Novel Bakmumin Ditendang Dari Group WA BPN Prabowo.

loading...

sumber gambar : google


IDEANEWS.CO- Ketua Media Center Perhimpunan Alumni (PA) 212 Novel Chaidir Hasan alias Novel Bamukmin menceritakan kisahnya pernah ditendang dari grup WhatsApp tim hukum Prabowo. Ini karena ia mbalelo pada perintah Prabowo untuk tak turun ke jalan selama sidang sengketa pemilihan presiden di Mahkamah Konstitusi (MK) sepanjang Juni lalu.

Diketahui, tiga hari sebelum sidang MK digelar pada 14 juni 2019, Prabowo merilis video yang mengimbau pendukungnya tak berbondong-bondong ke Mahkamah. Novel Bamukmin, di grup WhatsApp tim advokasi Prabowo-Sandi, mengatakan seorang petinggi Gerindra menegaskan bahwa instruksi tersebut harus dipatuhi. "Kita satu komando," tertulis dalam percakapan yang ditunjukkan Novel, seperti dikutip dari Majalah Tempo edisi 22-28 Juli 2019.

Mengabaikan instruksi tersebut, Novel tetap berunjuk rasa pada sidang pertama di MK, bahkan berorasi di sana. Novel mengatakan, tak lama setelah keterlibatannya itu, dia ditelepon seorang anggota advokasi dan diberi tahu menjadi target untuk dipenjarakan. Sehari kemudian, Novel ditendang dari grup WhatsApp tim hukum Prabowo.
loading...
facebook -->

Subscribe to receive free email updates: