Jalan Cikini Dipersempit Ferdinand Berang

loading...

sumber  gambar : koran jakarta

IDEANEWS.CO-Ferdinand salah satu fungsionaris Partai Demokrat mengkritik revitalisasi trotoar melalui akun Twitternya. Menurut Ferdinand, pelebaran trotoar itu bikin jalan untuk kendaraan bermotor jadi sempit dan macet.

"Jakarta itu jalanannya macet, ruas jalan tak lg ideal dgn jumlah kendaraan. Tp koq bs Pemda DKI merampas badan jalan untuk meperlebar trotoar hingga 3 mtr lebih. Cikini yg slm ini padat, makin padat. Trotoar itu cukup 1,5 mtr utk pejakan kaki. @DKIJakarta," tulis Ferdinand pada Jumat (19/7).
Terkait kritikan trotoar selabar 1,5 meter cukup bagi pejalan kaki, Hari Kepala Dinas Bina Marga tidak sepakat. bahkan menyebut idealnya trotoar mencapai 4,5-6 meter.
"1,5 meter belum mengakomodir semuanya. Trotoar yang ideal 4.5 sampai dengan 6 meter. 1,5 meter untuk pejalan kaki, 1,5 meter untuk disabilitas, 1,5 meter untuk street furniture. 0,5 sampai dengan 1 meter untuk buffer atau amenities," tutur Hari.
"Ya untuk wajah Jakarta baru ke depan memang trotoar kita lebarkan dan lajur jalan kita kurangi. Prioritas utama adalah pejalan kaki, sepeda, kendaraan umum berbasis rendah emisi dan baru kendaraan pribadi," kata Kepada Dinas Bina Marga saat dimintai konfirmasi, Minggu (21/7/2019).
Hari mengatakan kendaraan pribadi diarahkan untuk menggunakan angkutan umum seperti MRT, BRT, dan LRT. Dia menyebut pelebaran trotoar juga untuk membuat pejalan kaki hingga warga disabilitas semakin nyaman melintasi trotoar di Cikini.
loading...
facebook -->

Subscribe to receive free email updates: