Ambisi Nasdem Jadikan Risma Gubernur DKI 2020

loading...


IDEANEWS.CO - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini diminta Ketua Fraksi NasDem DKI Jakarta, Bestari Barus untuk menyelesaikan persoalan sampah di Jakarta.

Untuk menyelesaikan itu, Risma mau diboyong atau pindah ke Jakarta.

"Walah wis nanti dilihatlah. Wong iki ae gurung mari kok (ini aja belum selesai kok)," kata Risma sambil tersenyum kepada wartawan di Kebun Bibit II Wonorejo, Selasa (30/7/2019).

Pernyataan Bestari yang disebut bermuatan politis itu mengindikasikan Risma didorong untuk maju ikut Pilgub DKI Jakarta 2022.

Bagaimana tanggapan Risma?

"Ya aku belum tahu kok, masih lama," jawab Risma sembari tertawa.

Sedangkan saat kembali ditanya apakah namanya masuk dalam radar menteri kabinet Jokowi, Risma balik bertanya ke media.

"Sopo seng nawari, awakmu seng nawari. Seng nawari awakmu toh (siapa yang nawarin. Kamu yang nawari. Yang nawarin kamu kan)," kata Risma.

Anggaran Pengelolaan Sampah di DKI Rp 3,7 Triliun, di Surabaya Rp 30 Miliar, Risma Kaget

Anggota Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD DKI Jakarta Bestari Barus mengatakan, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini cukup terkesima mendengar anggaran pengelolaan sampah di DKI Jakarta sebesar Rp 3,7 triliun.

Hal itu terjadi ketika Bestari menyampaikan anggaran pengelolaan sampah di Jakarta saat Bapemperda dan Pemprov DKI Jakarta melakukan kunjungan kerja ke Surabaya, Senin (29/7/2019).

"Kan memang segitu (Rp 3,7 triliun) anggarannya. Beliau ( Risma) agak terkesima saja," ujar Bestari saat dihubungi, Selasa (30/7/2019).

Adapun, anggaran Rp 3,7 triliun itu adalah biaya pembangunan intermediate treatment facility (ITF).

Meski demikian, Bestari menilai anggaran Rp 3,7 triliun untuk mengelola sampah di Jakarta adalah nilai yang wajar.

Anggaran itu tidak bisa dibandingkan dengan anggaran pengelola sampah di Surabaya.

Sebab, Jakarta memiliki lebih banyak penduduk dengan produksi sampah yang juga lebih banyak.

"Ya wajarlah, DKI itu kan besar, dan juga penduduknya jauh lebih banyak. Jadi, produksi sampahnya lebih besar," kata Bestari.

Sebelumnya diberitakan, Bapemperda dan Pemprov DKI melakukan kunjungan kerja ke Surabaya, Senin kemarin.

Mereka diterima langsung oleh Risma.

Editor: ideanews.co

sumber: tribunnes.com 


loading...
facebook -->

Subscribe to receive free email updates: